Selasa, 07 Mei 2013

Harga Mobil Suzuki RAMAH DI KANTONG

PT Suzuki Indomobil Sales memberi gambaran bahwa secara bertahap, harga mobil dan motor mereka semakin hari akan semakin kompetitif. Ini tak lain karena Indonesia memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan India yang setahap demi setahap akan mengikis bea impor.
"Free Trade Agreement antara Indonesia dan India ini kan sangat positif sehingga nanti by tahun 2017, import duty-nya makin lama makin kurang sampai nanti sisanya 5 persen," ungkap Davy J Tulian, 4W Sales Director of PT Suzuki Indomobil Sales.
Oleh karenanya, menurut dia, konsumen mungkin akan mendapati harga mobil dan motor dari Suzuki yang lebih menarik di saat mereka ganti kendaraan.
"Dengan demikian, nanti jangan aneh, kalau ganti motor ganti mobil bukan makin mahal tetapi malah harganya lebih kompetitif. Kalau sekarang ini sekitar 21 persen. Nanti pelan-pelan akan turun jadi 5 persen di tahun 2017, dan itu kalau enggak salah tetap seperti itu, dengan 5 persen, tergantung nanti kalau ada agreement baru Indonesia dengan India," tambahnya.

Soal harga menarik, terakhir Suzuki menawarkan Swift yang justru lebih murah dari model sebelumnya. Suzuki melepas tipe GL MT Rp 163,1 juta, GL AT Rp 174,1 juta, GX MT Rp 169,6 juta, dan GX AT Rp 180,6 juta. Harga Swift model sebelumnya antara Rp 176 juta dan Rp 193 jutaan. Harga-harga tersebut sudah on-the road.
Walau dipangkas, Suzuki mengaku tidak rugi. "Kami sudah punya strategi harga," tambah Davy J Tuilan dalam kesempatan sebelumnya.
Penurunan ini sendiri tidak berdampak pada kurangnya perangkat keselamatan seperti tetap adanya airbag. Kapasitas mesinnya mengecil, tetapi justru lebih bertenaga. Ia menggunakan mesin yang sama dengan Suzuki Ertiga, berkapasitas 1.400 cc VVT bertenaga 95 ps pada 6.000 rpm dan torsi 130 Nm di 4.000 rpm.

Tidak ada komentar: